Resep Kolak Ubi Sederhana: Penghangat Hati di Tengah Hujan dari Kebun Sendiri

Resep kolak Ubi Kacang Hijau

Halo, semua! Salam dari kebun sawit kami yang akhirnya kembali sejuk. Sudah tiga minggu kami diterik matahari, tanah retak-retak, dan udara panas menyengat. Alhamdulillah, sejak kemarin, hujan turun dengan derasnya. Suara rintik di atap seng, bau tanah basah, dan udara yang mendadak dingin… bawaannya pingin yang hangat-hangat, ya?

Ngomong-ngomong soal hangat, ada cerita lucu nih. Beberapa hari lalu, suami lagi jalan-jalan di bekas ladang tanam ubi yang sudah lama. Eh, dia nemuin “harta karun”! Sisa-sisa ubi jalar yang masih tumbuh subur, bersembunyi di balik rumput. Dia pulang bawa beberapa kilo ubi dengan senyum bangga. “Ini nemu harta karun, bekas tanam ubi dulu,” katanya. Dari situlah ide ini muncul: bikin Resep Kolak Ubi Sederhana yang ditambahin kacang hijau. Sempurna untuk temani hujan-hujan seperti sekarang.

Nah, buat teman-teman yang mungkin juga pengen bikin penghangat keluarga, ini resep andalan saya. Gampang banget, bahannya dari kebun dan warung terdekat pasti ada.

Bahan-Bahan “Harta Karun” Kolak Ubi Kita

Ini dia bahan-bahan yang perlu kamu siapkan. Silakan sesuaikan dengan selera dan jumlah anggota keluarga ya.

  1. Sang Bintang Utama: 500 gram ubi jalar (kuning atau ungu, saya pakai kuning). Ini “harta karun” dari ladang tadi, kupas dan potong kotak.
  2. Sumber Protein: 100 gram kacang hijau, rendam air hangat 1 jam biar cepat empuk.
  3. Aroma Surga: 2 lembar daun pandan, simpul biar wanginya keluar.
  4. Si Manis Alami: 200 gram gula merah sisir (bisa kurangi/tambah sesuai selera).
  5. Si Kaya dan Gurih: 500 ml santan kekentalan sedang (dari 1 butir kelapa atau pakai santan instan + air).
  6. Opsional Tapi Recommended: 1 ruas jahe, memarkan. Ini buat sensasi hangat yang nendang di tenggorokan, cocok banget kalau badan mulai meriang.
  7. Pendamping: Air secukupnya (sekitar 1 liter), dan sejumput garam.

Langkah-Langkah Membuat Kolak Ubi Kacang Hijau yang Nikmat

Resep Kolak Ubi Kacang Hijau
Resep Kolak Ubi Kacang Hijau
Resep Kolak Ubi Kacang Hijau
Resep Kolak Ubi Kacang Hijau

Ini step-by-step-nya, simpel banget. Sambil masak, kita bisa sambil jagain anak main air hujan di teras.

1. Mulai dari Kacang Hijau

Setelah direndam, rebus kacang hijau dengan air secukupnya dan daun pandan. Rebus dengan api kecil sampai kacang benar-benar empuk dan merekah. Butuh kesabaran sedikit di step ini, tapi hasilnya nanti bakal bikin kolak kita makin istimewa.

2. Masukkan Si Raja Ubi

Setelah kacang hijau empuk, masukkan potongan ubi jalar ke dalam rebusan yang sama. Tambahkan air lagi jika kurang, sampai ubi terendam. Rebus lagi sampai ubi setengah empuk. Jangan terlalu lembek ya, nanti hancur.

3. Saatnya Membuat Kolak yang Manis dan Wangi

Nah, kalau ubi sudah setengah matang, masukkan gula merah sisir dan jahe (kalau pakai). Aduk perlahan sampai gula merah larut sempurna. Cicipi! Ini momen paling penting. Sesuaikan rasa manisnya dengan lidah keluarga kita.

4. Sentuhan Akhir: Santan yang Membuatnya Sempurna

Terakhir, tuangkan santan kekentalan sedang sambil diaduk terus. Tunggu sampai mendidih kecil (jangan sampai mendidih tinggi, nanti santan pecah). Beri sejumput garam untuk menguatkan rasa manis dan gurihnya. Matikan api begitu kolak mulai mendidih lagi.

Daaan… kolak ubi sederhana kita sudah siap! Aroma pandan, gula merah, dan santan sudah memenuhi seluruh rumah. Hangat, manis, dan begitu nyaman.

Tips dari Dapur Kebun Sawit

  • Pilih Ubi yang Tepat: Ubi jalar kuning biasanya lebih manis dan lembut. Kalau pakai ubi ungu, warnanya bakal cantik banget.
  • Tekstur Kacang Hijau: Kalau suka yang full empuk, rebus kacang hijau lebih lama. Kalau suka masih ada teksturnya, sesuaikan waktu perebusan.
  • Hindari Santan Pecah: Selalu gunakan api kecil saat memasukkan santan dan aduk tanpa henti. Jangan ditutup rapat.
  • Variasi: Kadang saya tambahkan sedikit kayu manis atau cengkih kalau ada. Rasanya makin nendang!

Penutup

Itulah Resep Kolak Ubi Sederhana versi saya, seorang IRT di kebun sawit yang bersyukur dengan rezeki seadanya. Kolak ini lebih dari sekadar makanan. Dia adalah cerita tentang hujan yang dinanti, tentang “harta karun” tak terduga dari tanah sendiri, dan tentang kehangatan yang kita bagi untuk keluarga di sore yang dingin.

Cocok banget dinikmati selagi hangat, ditemani suara hujan dan celoteh anak-anak. Murah, sederhana, tapi rasanya… luar biasa. Selamat mencoba dan semoga membawa kehangatan untuk keluarga kalian di sana!

Penulis
Nur Izatin Sumah
Editor
Tim Editor
Artikel telah melalui proses editorial
Mohon hargai karya penulis. Dilarang menyalin atau mempublikasikan ulang artikel ini tanpa izin tertulis.
Posting Komentar
0
Keranjang
Keranjang Belanja
Keranjang kosong
Bayar Pesanan
Daftar Belanja
Identitas Diri
Pembayaran
Catatan: Total harga yang tertera belum termasuk Ongkos Kirim (Ongkir). Biaya pengiriman akan dihitung dan di-informasikan oleh Admin melalui WhatsApp.
Sub-Total: Rp 0