Mendapatkan Refresh Token: Kunci Akses Abadi
BeniSubianto.web.id - Selamat datang di tahap yang sering disebut sebagai "Jantung"-nya sistem otomatisasi. Mari kita luruskan satu hal dulu: Google itu sangat protektif. Normalnya, jika Anda login ke sebuah aplikasi, sesi login itu akan kedaluwarsa dalam waktu singkat (biasanya 1 jam). Bayangkan jika skrip DraftPost Manager Anda harus berhenti bekerja setiap satu jam sekali dan meminta Anda memasukkan password lagi. Merepotkan, bukan?
Solusinya adalah Refresh Token. Jika Password adalah kunci pintu depan, maka Refresh Token adalah "Kartu VIP" yang membolehkan skrip Anda meminta kunci baru kapan saja secara otomatis, tanpa perlu membangunkan Anda dari tidur. Skrip Anda bisa berjalan 24 jam nonstop selamanya.
Untuk mendapatkan token sakti ini, kita akan menggunakan alat resmi Google bernama OAuth 2.0 Playground. Siapkan Client ID dan Client Secret yang sudah Anda catat di Artikel Cara Setting oAuth2, lalu ikuti langkah ini dengan teliti.
Langkah 1: Konfigurasi "Playground"
Buka tab baru dan kunjungi alamat ini: developers.google.com/oauthplayground.
- Di pojok kanan atas halaman tersebut, cari ikon Gear (Gerigi/Pengaturan) dan klik.
- Cari opsi bertuliskan "Use your own OAuth credentials". Beri tanda centang (ceklis) pada kotak tersebut.
- Akan muncul dua kolom kosong.
- Isi OAuth Client ID dengan kode panjang yang Anda dapat di Artikel 3.
- Isi OAuth Client Secret dengan kode rahasia Anda.
- Klik tombol Close (tutup menu pengaturan).
Langkah 2: Memilih Lingkup Izin (Scopes)
Sekarang lihat kolom di sebelah kiri layar (Step 1). Kita harus memberi tahu Google, izin apa saja yang kita minta. Agar cepat, kita tidak perlu mencarinya satu per satu di daftar yang panjang.
- Cari kotak isian bertuliskan Input your own scopes.
- Salin dan tempel URL berikut ini ke dalam kotak tersebut (pastikan menyalin keduanya sekaligus, dipisahkan spasi):
https://www.googleapis.com/auth/blogger https://www.googleapis.com/auth/drive - Klik tombol biru bertuliskan Authorize APIs.
Langkah 3: Login dan Verifikasi
Setelah tombol biru diklik, Anda akan diarahkan ke halaman login Google seperti biasa.
- Pilih akun Google yang sudah Anda daftarkan di Test Users (Artikel 4).
- Peringatan Muncul? Anda kemungkinan besar akan melihat layar peringatan: "Google hasn't verified this app". Jangan takut! Ini terjadi karena aplikasi ini buatan Anda sendiri.
- Klik tulisan kecil Advanced (Lanjutan).
- Lalu klik Go to [Nama Project Anda] (unsafe) di bagian bawah.
- Klik Continue atau Allow pada setiap permintaan izin yang muncul.
Langkah 4: Menukar Kode dengan Token
Setelah login berhasil, Anda akan dikembalikan ke halaman OAuth Playground.
- Lihat di sebelah kiri, sekarang Anda berada di Step 2.
- Anda akan melihat kode aneh di kolom "Authorization code". Biarkan saja.
- Klik tombol biru bertuliskan Exchange authorization code for tokens.
Langkah 5: Simpan Harta Karun Anda!
Lihat ke bagian Step 3 (sebelah kanan atau bawah). Akan muncul tampilan data dalam format JSON.
- Cari tulisan "refresh_token".
- Di sebelahnya ada kode acak yang sangat panjang (biasanya diawali angka 1//...).
- Salin kode Refresh Token tersebut tanpa tanda kutip.
Selamat! Bagian tersulit dari instalasi ini sudah selesai. Sekarang kita punya semua bahan: Akun, Izin API, dan Token Akses. Langkah selanjutnya jauh lebih santai: kita akan membangun "Rumah" untuk data kita menggunakan Google Sheets.

