Khutbah Jum'at: Hanya Secepat Waktu Pagi ke Sore, Catatan dari Bangku Masjid
Renungan menyentuh tentang singkatnya dunia & pentingnya istiqamah pasca Ramadan. Jangan sampai menyesal saat maut tiba. Yuk, kejar bahagia abadi!
Khutbah Jum'at: Hanya Secepat Waktu Pagi ke Sore, Catatan dari Bangku Masjid BeniSubianto.web.id - Tadi, saat duduk bersila di barisan tengah masjid, saya termenung mendengarkan khatib. Kalimat pembukanya terasa menghunjam: "Ramadan sudah hampir berakhir, dan kita hanya mengalaminya sekejap saja." Rasanya baru kemarin kita mencari hilal, kini kita sudah bersiap mengucap selamat tinggal. Khatib mengingatkan kami semua bahwa kelak di hari kiamat, kita akan bersaksi bahwa hidup di dunia ini tidak lebih dari "sepenggal waktu pagi atau sore saja". Sebuah analogi yang membuat bulu kuduk merinding. Bagaimana mungkin pencapaian puluhan tahun yang kita kejar mati-matian, pada akhirnya hanya terasa seperti satu putaran jarum jam? Penyesalan yang Terlambat Salah satu poin yang paling menyentuh adalah tentang penyesalan orang-orang yang telah mendahului kita. Mereka yang semasa hidupnya lalai, terjebak dalam kesenangan semu, dan lupa bahwa dunia hanyalah tempat transit. Khatib membacakan firman Allah SWT: حَتَّىٰ إِذَا جَاءَ أَحَدَهُمُ الْمَوْتُ قَالَ رَبّ…
About the author
Seorang Petani Sawit, Blogger Dan Praktisi Lapangan. Sangat hobi bermain Gadget dan Game. Dari lapangan diabadikan dengan menulis.